Share this :

Hari ini adalah awal semester genap tahun ajaran 2019, setelah menghabiskan liburan akhir semester ganjil selama 2 minggu. Hari-hari ini merupakan hari yang amat berat bagi santri untuk kembali belajar dengan penuh semangat. Ibarat mesin yang sudah lama dimatikan membutuhkan waktu pemanasan yang cukup untuk bisa berjalan kembali sebagaimana biasanya. Untuk itu perlu dukungan dari para guru dan pendidik untuk dapat membangkitkan kembali semangat dan gairah belajar mereka. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan oleh para guru agar mampu membangkitkan semangat siswa.

Pertama, Sambutlah kehadiran siswa dengan senang hati, ibarat seorang ayah yang bejumpa dengan anaknya sudah lama tidak bertemu dari perantauannya. Sambutan yang hangat akan menimbulkan efek positif bagi siswa. Sambutan yang hangat dapat berupa ucapan-ucapan yang menyenangkan, pelukan, atau ungkapan-ungkapan yang membuat siswa merasa berharga dan dicintai oleh gurunya.

Kedua, jangan terlalu berambisi untuk langsung masuk pada pelajaran. Berikanlah waktu untuk siswa beradaptasi kembali dengan dunia sekolah. Ajak mereka untuk masuk ke dunia sekolah secara pelan-pelan, seperti dengan memberikan mereka kesempatan untuk menceritakan masa liburannya dengan bahasa mereka untuk kemudian dikaitkan dengan materi yang akan dipelajari. Dalam pelajaran bahasa Inggeris mungkin bisa dilakukan dengan bahasa Inggeris.

Ketiga, Kaitkan pelajaran dengan dunia nyata di luar sekolah. Gunakan teknologi dalam pembelajaran agar memudahkan proses pengintegrasian pelajaran dengan kejadian-kejadian yang ada di luar sekolah. Pembelajaran yang berbasis teknologi dewasa ini menjadi sebuah keharusan. Karena siswa kita setiap hari bergelut dengan dunia digital. Jika tidak, maka jangan harap siswa akan antusias terhadap pelajaran yang kita ajarkan. Kreatifitas guru adalah kunci keberhasilan guru di era digital ini. Ingat era sekarang berbeda dengan era kita dahulu. Jangan gunakan cara kita belajar dulu untuk mengajarkan siswa kita sekarang ini.

Keempat, guru memiliki semangat yang menyala. Ingat semangat siswa dalam belajar tergantung pada semangat guru dalam mengajar. Jika guru memiliki semangat yang luar biasa dalam mengajar sudah pasti akan berpengaruh pada semangat siswanya. Jika tidak, maka jangan harap siswa akan semangat dalam pelajarannya. Untuk itu diperlukan spirit yang kuat bagi guru dalam mengajar. Guru harus menata kembali niatnya dalam mengajar dan philosofinya sebagai seorang guru yang harus menyandang sifat-sifat mulia seperti; keikhlasan, pengabdian, kecintaan, dan lainnya. Sehingga dengan demikian dia akan mencintai pekerjaannya dan bangga menjadi seorang guru. Sehingga dengan demikian akan muncul semangat yang menyala di hati seorang guru.

Itulah beberapa hal yang menurut saya perlu diperhatikan untuk menyambut siswa-siswa kita dalam belajar di awal semester genap ini.

Share this :