Share this :

Manusia memiliki kecenderungan untuk senantiasa beraktiftas, bekerja, mencipta, berkreasi dan menemukan sesuatu yang baru. Hal itu sesuai dengan dorongan fitrahnya. Untuk itu, hendaknya dalam pendidikan aktifitas menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan. Seorang anak bayi untuk mendapatkan pengalaman baru dia melakukan aktifitas terlebih dahulu. Tidak ada perkembangan baru tanpa aktifitas. Seorang anak yang ingin bisa berjalan dia harus belajar berjalan terlebih dahulu dan harus melakukannya berkali-kali, meskipun harus jatuh bangun. Aktifitas dalam pembelajaran dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses pendidikan dan pembelajaran antara lain untuk membuat siswa memperhatikan atau tertarik dengan apa yang disajikan. Ketika peserta didik sudah kehilangan perhatian ketika belajar maka dapat dikatakan siswa tidak aktif dan guru wajib membuat siswa yang kehilangan perhatian dapat menjadi aktif kembali.

Siswa yang tidak aktif tidak akan dapat belajar dengan optimal. Semua materi yang disampaikan ketika pembelajaran tentu tidak dapat ditransfer dan diterima siswa dengan baik. Oleh karena itu guru dapat mengusahakan agar siswa menjadi aktif dengan memperhatikan dan menerapkan 9 aspek berikut ini :

  • Memberikan motivasi pada siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran
  • Memberikan penjelasan pada siswa mengenai tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran
  • Mengingatkan kompetensi prasyarat
  • Memberikan topik atau permasalahan sebagai stimulus siswa untuk berpikir terkait dengan materi yang akan dipelajari
  • Memberikan petunjuk kepada siswa cara mempelajarinya
  • Memunculkan aktivitas dan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran
  • Memberikan umpan balik (feedback)
  • Memantau pengetahuan siswa dengan memberikan tes
  • Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan di akhir pelajaran

Aktifitas dalam belajar memiliki manfaat yang sangat banyak sekali. Oleh karenanya, banyak model pembelajaran yang menggunakan aktifitas sebagai basis pembelajarannya seperti PAIKEM, Product based learning, dan lainnya. Untuk itu diharapkan dalam proses pendidikan dan pembelajaran aktifitas siswa perlu dijadikan sebagai basis pembelajarannya. Tanpa aktifitas siswa sama dengan tidak ada pembelajaran.

Share this :