Share this :

Wabah corona telah menyebar ke seluruh pelosok dunia. Banyak cara orang menyikapinya. Ada yang gelisah, khawatir, takut bahkan ada yang paranoid, panik, memborong masker, sembako dan lainnya. Itu semua sah sah saja sebagai tindakan preventif antisipatif terhadap penularan wabah corona tersebut. Hanya saja kita sebagai manusia berakal tidak bisa begitu saja meninggalkan nalar dan logika kita dalam keadaan apapun. Apalagi sebagai seorang yang beragama ada nilai nilai agama yang harus diyakini dalam menghadapi permasalahan apapun. Untuk itu, kita dituntut untuk bersikap bijak dalam menghadapinya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyikapi merebaknya wabah corona ini. Pertama, hendaknya kita menyikapinya secara rasional dengan mengikuti saran dan aturan medis untuk langkah langkah pencegahan, seperti menjaga kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi banyak vitamin dan minuman yang mengandung curucumma, menjaga kebersihan tangan dengan sabun dan antiseptic, dan menjaga kebugaran tubuh. Kedua, mengikuti informasi informasi resmi dari pemerintah dan percaya pada langkah langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Ketiga, memperhatikan aspek spiritual dari setiap musibah dan bencana, seperti keyakinan bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya, musibah dan bencana merupakan ujian untuk meningkatkan kualitas spiritual, intelektual dan material, Allah Maha Adil dan Maha kasih Sayang, setiap ujian pasti sesuai dengan kemampuannya, Semua yang terjadi merupakan ketentuan dan takdir Allah swt. Dibalik kesulitan dan musibah pasti ada kebaikan dan hikmah dibaliknya, Setiap musibah merupakan peringatan agar lebih banyak menyebut dan mengenal Allah swt, dan lainnya. Keempat, membaca do’a-do’a yang dianjurkan untuk mencegah penyakit dan wabah seperi yang diajarkan oleh Rasul saw seperti dengan membaca surat al-falaq, al-nas sebanyak 3 kali setiap pagi dan sore dan lainnya. Kelima, pasrah dan tawakkal kepada Allah swt. Dengan menyerahkan segala urusan kepada Allah swt, pasti Allah swt akan menyelesaikan segala urusan kita.
Dengan demikian, kita tidak perlu takut yang berlebihan dalam menghadapi apapun selama kita bersama Allah swt. Allah swt lebih besar dari apapun termasuk dari wabah corona, Karena, Allah swt yang menciptakan dan mengatur alam semesta dan seisinya. Yang perlu ditakuti adalah ketika kita jauh dari Allah swt, melakukan maksiat kepadaNya dan berbuat dholim dan aniaya kepada sesama. Karena pada saat itu kita sedang melawan arus besar dan gelombang yang dahsyat yang akan menenggelamkan kita.

Share this :